Jenis-Jenis Evaluasi Kampanye
Metaevaluasi
Metaevaluasi adalah pengujian yang dilakukan oleh orang lain terhadap pelaku kampanye. Rossi dan Freeman (1989), dalam Persuasive Communication Campaign, menyarankan, ketika metaevaluasi dilakukan, pelaku kampanye hendaknya mencari penilaian dari masukan yang ada, baik lebih atau kurangm dari target populasi yang ditetapkan dan masalah lain yang telah diidentifikasi untuk dibandingkan dengan status kampanye yang sekarang dilakukan.
Metaevaluasi dapat memberikan kontribusi terhadap pengembangan rencana evaluasi. Rencana evaluasi dapat digunakan untuk menguji efektivitas kampanye dalam usaha pencapaian tujuan kampanye yang telah ditetapkan sebelumnya, termasuk efek yang tidak direncanakan yang mungkin timbul.
Evaluasi Keefektifan Pencapaian Tujuan Khusus
Secara umum dapat dikatakan pengujian terhadap efektivitas kampanye adalah suatu usaha yang dilakukan oleh pelaku kampanye untuk mendapatkan jawaban dari pertanyaan, apakah kampanye yang dilakukan mencapai tujuan yang telah ditetapkan? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, biasanya menggunakan salah satu dari tiga bentuk berikut :
1. Pelaku kampanye dapat mengevaluasi efektivitas marginal dari kampanye
2. Evaluasi berfokus pada pencapaian efektivitas dengan jalan menguji efektivitas relatif kampanye dalam mencapai tujuan
3. Pelaku kampanye menilai efektivitas lebih pada pertimbangan efektivitas biaya
Evaluasi Keefektifan Pencapaian Tujuan Umum
Metode yang biasa digunakan untuk menguji efek adalah metode ilmiah dan metode nonilmiah. Tetapi, metode ilmiah lebih sering dignakan untuk mengevaluasi efek yang timbul. Metode-metode yang termasuk metode ilmiah, di antaranya :
1. Analisis pemenuhan media
2. Survei khusus yang dilakukan untuk suatu proyek yang telah dirumuskan
3. Survei umum dengan cara meminta pendapat untuk digunakan dalam proyek yang khusus
4. Metode ilmiah yang lain, seperti eksperimental dan wawancara dengan para ahli

Komentar
Posting Komentar